1. Tingkat melek huruf cukup berpengaruh trhadap perkembangan akuntansi di keempat negara yaitu Cina, Republik Ceko, Taiwan, dan Meksiko. Orang yang melek huruf tentu lebih cerdas dan lebih bisa memahami perhitungan uang. Selanjutnya akan berpengaruh ke dalam tingkat pemahaman di bidang akuntansi. Negara Cina yang berpenduduk terbanyak di dunia, walaupun tingkat melek hurufnya 85 persen,tetapi jumlah nyata dari keseluruhan 85 persen itu tentunya sangat besar bila dibandingkan dengan jumlah melek huruf di tuga negara lainnya. Oleh karena itu sangat wajar bila perkembangan akuntansi di Cina maju pesat. Begitu juga dengan ketiga negara lainnya yang memiliki angka melek huruf diatas sembilan puluh persen. Bisa disimpulkan bahwa angka yang tinggi tersebut merefleksikan tingkat kecerdasan masyarakatnya.

2. Pola pencatatan saham yang dapat diamati adalah Pola Grafik Bendera (High & Tigh Flag).

3. Perbedaan antara prinsip akuntansi Taiwan dengan IAS/IFRS yang masih ada juga akan diidentifikasikan sehingga prinsip-prinsip Taiwan akan direvisi agar sesuai dengan IAS/IFRS. Sedangkan kemiripannya adalah standar akuntansi & auditing didasarkan pada ketentuan nasional dengan referensi terhadap GAAP AS & IAS/IFRS.

4. Ya, penentuan perkembangan akuntansi mengikuti pembangunan ekonomi sebuah negara. Contohnya pada perekonomian Cina saat ini. Reformasi akuntansi yang dilakukan akhir-akhir ini mencakup privatisasi, termasuk pengalihan Perusahaan Milik Negara menjadi Perusahaan Perseroan yang mengeluarkan saham. Aturan akuntansi yang baru telah dikembangkan bagi perusahaan-perusahaan yang baru diprivatisasikan dan perusahaan-perusahaan independen dengan kewajiban terbatas, serta Badan Usaha Milik Asing seperti perusahaan patungan. Maka standar akuntansi diperlukan untuk mencerminkan kenyataan yang baru ini.

5. Persamaan pendekatannya adalah baik negara Cina maupun Republik Ceko sama-sama lebih menekankan untuk pendekatan privatisasi usaha. Perbedaannya pemerintah Republik Ceko lebih menekankan untuk pengaturan hukum untuk kepentingan standar akuntansi, sedangkan pemerintah Cina lebih menekankan untuk tidak ikut campur dalam ekonomi mikro, jadinya hanya ikut berperan di dalam ekonomi makro.

6. Pengembalian Hong Kong memengaruhi standar akuntansi Cina dengan cara dapat membantu pemerintah Cina dalam pertumbuhan ekspornya dan memperluas jangkauan sistem akuntansi yang telah dibuat.

7. Ciri-ciri penting pelaporan akuntansi dan keuangan yang diperlukan untuk mengembangakan pasar saham yang efisien dengan perdagangan yang wajar:
• Understandability atau mudah dimengerti
• Reliability atau keandalan
• Comparability atau bersifat omparatif
• Relevance atau relevansi
• True and Fair View/Fair Presentation atau Benar dan Dinilai Dengan Adil / Presentasi yang Adil
Kemungkinan bagi negara Cina, Republik Ceko, Taiwan, dan Meksiko untuk mengembangkan pasar saham seperti ini terbuka sebesar-besarnya. Karena keempat negara memiliki potensi yang cukup baik untuk memenuhi standar-standar yang dibutuhkan.

8. Peranan aturan hukum terhadap praktik akuntansi keuangan dalam masing-masing negara.
• Republik Ceko: hukum komersial peranannya mencakup ketentuan terhadap laporan keuangan tahunan, pajak penghasilan, audit dan rapat pemegang saham, serta secara khusus menegaskan menggunakan daftar akun yang digunakan untuk pembuatan catatan dan penyusunan laporan keuangan.
• Cina: hukum tersebut menjelaskan prinsip-prinsip umum akuntansi dan mendefinisikan peranan pemerintah & masalah-masalah yang memerlukan prosedur akuntansi.
• Taiwan: mengatur catatan akuntansi dan laporan keuangan di Taiwan serta menetapkan catatan akuntansi harus disimpan, dan mengatur bentuk provisi dasar laporan keuangan, catatan, dan pengungkapan lainnya.
• Meksiko: berisi ketentuan-ketentuan mengenai pembuatan ringkasan catatan akuntansi tertentu dan penyusunan laporan keuangan.

9. Bukti bahwa akuntansi Republik Ceko sama dengan Uni Eropa adalah bahwa akuntansi di Republik Ceko telah berubah arah selama beberapa kali pada abad ke-20 yang mencerminkan sejarah politiknya. Hingga akhir Perang Dunia II, praktek dan prinsip akuntansi mencerminkan praktek dan prinsip akuntansi yang dianut Negara-negara Eropa yang berbahasa Jerman. Kemudian, praktik akuntansi didasarkan pada model Soviet dimana daftar akun seragam, metode akuntansi detail, dan laporan keuangan seragam yang wajib dibuat oleh seluruh perusahaan. Setelah tahun 1989, Ceko bergerak dengan cepat menuju perekonomian berorientasi pasar.
Akuntansi di Ceko dipengaruhi oleh Hukum Komersial, Undang-undang Akuntansi, dan keputusan Kementrian Keuangan. Bursa efek memiliki pengaruh yang kecil dan meskipun Hukum Komersial berasal dari Jerman, peraturan pajak tidak berpengaruh secara langsung. Penyajian benar dan wajar yang diatur dalam Undang-undang Akuntansi dan diambil dari Direktif UE diinterpretasikan dengan maksud bahwa akun pajak dan akun keuangan diperlakukan secara beda. Undang-undang auditor disahkan pada tahun 1998. Suatu audit atas laporan keuangan diwajibkan untuk seluruh perusahaan perseroan dan perusahaan dengan kewajiban terbatas yang besar.

10. Contoh yang menunjukkan bahwa standar akuntansi cina konsisten dengan praktik kelas dunia adalah dibentuknya Standar Akuntansi untuk Perusahaan Bisnis (Accounting Standards for Business Enterprises – ASBE) oleh Kementrian Keuangan pada tahun 1992 untuk mengharmonisasikan praktik domestik dan mengharmonisasikan praktik di Cina dengan praktik Internasional.

11. Bukti bahwa praktik akuntansi di Taiwan juga sama dengan di Amerika Serikat adalah bahwa Komite Standar Auditing di Taiwan mengeluarkan standar auditing dengan menggunakan prosedur yang sama dengan FASC (Financial Accounting Standards Committee) dari Lembaga Pengembangan dan Penelitian Akuntansi (Accounting Research and Development Foundation – ARDF), yang dibentuk menurut Lembaga Akuntansi Keuangan di Amerika Serikat. Standar akuntansi dan auditing didasarkan pada ketentuan nasional dengan referansi terhadap GAAP Amerika Serikat dan IAS/IFRS.

12. Pos rekonsiliasi yang paling signifikan adalah Pos Saham yang Digunakan Dalam GAAP & Non-GAAP Terdilusi-Laba Bersih per Saham Perhitungan.




Jawaban Latihan
1. Jawaban poin a &b :
Cina: Lembaga pembuat standar akuntansi nasionalnya yaitu Kementrian Keuangan yang diawasi Dewan Negara. Yang bertugas melakukan pengawasan dan penegakan aturan standar akuntansi keuangan yaitu Komite Standar Akuntansi Cina (China Accounting Standards Committee – CASC).
Taiwan: Lembaga pembuat standar akuntansi nasionalnya yaitu Komite Standar Akuntansi Keuangan (Financial Accounting Standards Committee – FASC). Yang bertugas melakukan pengawasan dan penegakan aturan standar akuntansi keuangan yaitu ARDF (Accounting Research and Development Foundation).
Meksiko: Lembaga pembuat standar akuntansi nasionalnya yaitu Institut Akuntan Publik Meksiko (Instituto Mexicano de Contadores Publicos). Yang bertugas melakukan pengawasan dan penegakan aturan standar akuntansi keuangan yaitu standar akuntansi yang dikembangkan oleh Komisi Prinsip Akuntansi dibawah institusi tersebut, sedangakan standar auditing merupakan tanggung jawab Komisi Prosedur dan Standar Auditing.
Republik Ceko: Lembaga pembuat standar akuntansi nasionalnya yaitu Kementrian Keuangan. Yang bertugas melakukan pengawasan dan penegakan aturan standar akuntansi keuangan yaitu Kementrian Keuangan juga.

2. Organisasi-organisasi yang dibahas dalam bab ini yang ada di situs Web IFAC:
• IAESB (International Accounting Education Standards Board)
• IAASB (International Auditing and Assurance Standards Board)
• IESBA (International Ethics Standards Board for Accountants)
• IPSASB (International Public Sector Accounting Standards Board)

3. Jawaban poin a & b:
-Bursa Efek Praha (Prague Stock Exchange): Prague Stock Exchange atau PSE (Ceko: Burza cenných papírů Praha, atau BCPP) adalah efek pasar utama Republik Ceko dan saat ini (per September 2005) terbesar kedua di bursa Eropa Tengah dan Timur. Meskipun pertukaran pertama Praha dibuka pada 1861, PSE sekarang didirikan pada tanggal 24 November 1992, dan perdagangan dimulai pada tanggal 6 April 1993.
-Perekonomian Hibrid (campuran): Perekonomian Hibrid adalah setiap jenis lokal, negara, atau sistem ekonomi nasional yang melibatkan fokus kurang lebih sama pada dua jenis ekonomi. Ekonomi hibrid ini atau dual adalah struktur yang relatif umum yang telah digunakan dalam berbagai pengaturan sepanjang sejarah umat manusia. Beberapa contoh ekonomi hibrid mungkin termasuk ekonomi berbasis militer-industri, ekonomi industri berbasis universitas, atau hibrid ekonomi terutama didasarkan pada campuran bisnis dan pemerintah.
-FARR: Financial Accounting and reporting Rules for Enterprises, atau Aturan Pelapora dan Akuntansi Keuangan bagi Perusahaan di Cina. Berfokus pada pencatatan buku, penyusunan laporan keuangan, pelaporan praktik, dan masalah-masalah akuntansi keuangan dan pelaporan lainnya.
-CASC: China Accounting Standards Committee, atau Komite Standar Akuntansi Cina. Didirikan pada tahun 1998 sebagai badan berwenang di bawah Kementrian Keuangan yang bertanggung jawab untuk mengembangkan standar akuntansi.
-ASBE: Accounting Standards for Business Enterprises, atau Standar Akuntansi Untuk Perusahaan Bisnis di Cina. Suatu kerangka dasar konseptual yang dirancang untuk menuntun perkembangan standar akuntansi yang baru.
-CSRC: China Securities Regulatory Commission, atau Komisi Pengatur Pasar Modal Cina.Mengatur dua bursa efek di Cina, yaitu Shanghai yang dibuka pada tahun 1990 dan Shenzhen yang dibuka pada tahun 1991.
-FASC: Financial Accounting Standards Committee, atau Komite Standar Akuntansi Keuangan yang ada di Taiwan. Didirikan pada tahun 1984, mengikuti proses pemeriksaan (due process) yang sama dengan FASC AS.
-ARDF: Accounting Research and development Foundation, atau Lembaga Pengembangan dan Penelitian Akuntansi di Taiwan. Didirikan pada tahun 1984 untuk meningkatkan level studi akuntansi, memajukan perkembangan standar akuntansi dan auditing, dan membantu perusahaan industri dan komersial untuk memperbaiki sistem akuntansinya.

4. Jawaban poin a & b:
• Republik Ceko: prinsip akuntansi yang penting dan berbeda dari norma internasional adalah praktik akuntansi yang didasarkan pada model Soviet. Alasannya karena Kebutuhan administrasi berbagai lembaga pemerintah pusat dipenuhi melalui karakteristik seperti daftar akun yang seragam, metode akuntansi yang detail dan laporan keuangan seragam, yang wajib dibuat oleh seluruh perusahaan. Fokus pada produksidan perhitungan biaya berdasarkan biaya historis ditekankan untuk pelaporan eksternal. Sistem akuntansi keuangan dan biaya yang terpadu menggunaka prinsip penetapan harga yang sama dan prinsip lainnya.
• Cina: prinsip akuntansi yang penting dan berbeda dari norma internasional adalah sejumlah dokumen menunjukkan bahwa akuntansi digunakan untuk mengukur kekayaan dan membandingkan pencapaian di kalangan bangswan dan putri=putri pada masa Dinasti Xia (tahun 2000-1500 SM). Alasannya karena pada saat itu akuntansinya berfungsi seperti yang seharusnya, yaitu membuat catatan penerimaan dan pengeluaran setiap harinya dan akuntansi dipandang sebagai bagian dari sejarah.
• Taiwan: prinsip akuntansi yang penting dan berbeda dari norma internasional adalah tentang Hukum Akuntansi Komersial yang diamandemen pada tahun 1987. Alasannya karena hukum tersebut berlaku bagi perusahaan-perusahaan yang didirikan berdasarkan Hukum Perusahaan dan Aturan Bisnis, kecuali untuk persekutuan kecil atau perseorangan.
• Meksiko: prinsip akuntansi yang penting dan berbeda dari norma internasional adalah standar akuntansi yang diakui memiliki kewenangan oleh pemerintah, secara khusus oleh Komisi Pasar Modal dan Perbankan Nasional, yang mengatur Bursa Efek Meksiko. Alasannya karena prinsip akuntansi Meksiko tidak membedakan antara perusahaan besar dan kecil, dan diterapkan untuk seluruh badan usaha.

5. Faktor-faktor yang mempengaruhi pola pencatatan saham:
• Return on Asset
• Return on Equity
• Earning per Share
• Book Value Equity per Share
• Debt to Equity Ratio
• Return Saham
• Return Bebas resiko
• Beta Saham
• Return Market

7. Jawaban poin a & b:
• Republik Ceko: Faktor yang paling memengaruhi perkembangan akuntansi adalah ikatan politik dan ekonomi. Alasannya karena dilihat darisistem akuntansinya yang sama dengan prinsip akuntansi di negara-negara Uni Eropa.
• Cina: Faktor yang paling memengaruhi perkembangan akuntansi adalah tingkat sistem hukum. Alasannya karenaHukum Akuntansi yang diamandemen pada tahun 2000 mencakup seluruh perusahaan dan organisasi, termasuk yang tidak dimiliki dan tidak dikendalikan oleh negara.
• Taiwan: Faktor yang paling memengaruhi perkembangan akuntansi adalah tingkat pembangunan ekonomi. Alasannya karena dilihat dari pertumbuhan ekonomi dari mulai sektor pertanian dan industri yang kemudian meluas ke sektor ekspor, dan kemudian industri padat modal yang berteknologi tinggi.
• Meksiko: Faktor yang paling memengaruhi perkembangan akuntansi adalah tingkat pembangunan ekonomi. Alasannya karena Meksiko memiliki secara umum perekonomian pasar bebas yang megalami reformasi dan membantu mengurangi inflasi, meningkatkan tingkat pertumbuhan ekonomi, dan memberikan fundamenta ekonomi yang lebih sehat.

8. Jawaban poin a & b:
• Republik Ceko: Faktor yang kurang penting dalam memengaruhi perkembangan akuntansi adalah inflasi. Alasannya karena tidak ada keterangan yang menjelaskan inflasi memiliki pengaruh yang signifikan.
• Cina: Faktor yang kurang penting dalam memengaruhi perkembangan akuntansi adalah tingkat pendidikan. Alasannya karena walaupun persentase angka melek huruf di Cina yang paling rendah dibandingkan dengan tiga negara lainnya, namun saat ini Cina mampu membuktikan sebagai negara dengan perekonomian yang kuat.
• Taiwan: Faktor yang kurang penting dalam memengaruhi perkembangan akuntansi adalah inflasi. Alasannya karena negara ini mampu bangkit secara luar biasa dari sektor ekspor pada produk manufaktur.
• Meksiko: Faktor yang kurang penting dalam memengaruhi perkembangan akuntansi adalah Sumber pembiayaan. Alasannya karena banyak perusahaan yang didominasi oleh kontrol keluarga dari pemiliknya.

10. -Peran pemerintah dalam mengembangkan standar akuntansi dan auditing di Cina : komite standar akuntansi cina bertanggung jawab untuk mengembangkan standar akuntansi yng mencakup pembagian tugas, melakukan penelitian kepada sejumlah gugus tugas, penerbitan draft eksposur dan dengar pendapat umum.
-Peran pemerintah dalam mengembangkan standar akuntansi dan auditing di Taiwan : ARDF memajukan perkembangan standar akuntansi dan auditing dan membantu perusahaan indusrti dan komersial untuk memperbaiki sistem akuntansinya.
-Peran pemerintah dalam mengembangkan standar akuntansi dan auditing di Mexico :institute akuntan publik meksiko menerbitkan standar akuntansi dan auditing.Standar akuntansi dikembangkan oleh komisi prinsip akuntansi sedangkan standar auditing merupakan tanggung jawab komisi prosedur dan standar auditing. Proses penetapan standar dikembangkan dengan baik.
-Peran pemerintah dalam mengembangkan standar akuntansi dan auditing di Republik Ceko : kementerian keuangan bertanggung jawab atas prinsip-prinsip akuntansi. Keputusan kementerian keuangan menetapkan praktik pengukuran dan pengungkapan yang dapat diterima yang harus diikuti oleh perusahaan. Audit dirancang untuk memastikan bahwa akun-akun telah dicatat sesuai dengan aturan dan keputusan yang berlaku dan laporan keuangan menyajikan posisi dan hasil keuangan perusahaan dengan wajar dan benar.

11. Matrik pengaruh penentuan standar akuntansi:
Sector publik
Otoritas: 1. pajak 2.Komisi Pasar modal 3.Kementrian bertanggung jawab terhadap hukum potensial
Cina Ya Ya Ya
Ceko Ya Ya Ya
Taiwan Ya Ya Ya
meksiko Ya Ya Ya

12. Perbandingan yang dipilih diantara dua negara, yaitu Cina dan Republik Ceko.
• Likuiditas: rasio berjalan; arus kas dari operasi terhadap kewajiban lancar
- Cina:
- Republik Ceko:
• Solvabilitas: utang terhadap ekuitas; utang terhadap aktiva
- Cina:
- Republik Ceko:
• Profitabilitas: pengembalian atas aktiva; pengembalian atas ekuitas
- Cina:
- Republik Ceko:

Latihan Hal. 132

1. System akuntansi nasiona
a. Nama badan atau lembaga b. Lembaga lain yang terkait
Prancis CNC COB
CRC
AMF
OEC
CNCC

Jerman GASC/DRSC WP

Jepang BADC JICPA
FASF
ASBJ

Belanda NivRA OECD

Inggris ASC/ ASB ICAEW
ICAI
ICAS
ACCA
CIMA
CIPFA

Amerika FASB AICPA
PCAOB
SEC

2. Inggris dan Jerman
Karena Negara ini memiliki laporam keuangan perusahaan yang beroperasi di Negara ini disesuaikan untuk mencerminkan tingkat harga sebelum translasi.
Ya, setiap Negara yang memiliki bursa efek harus memilki lembaga pengtur yang mengakan aturan pelaporan akuntansi dan keuangan

3. b. Amerika

5. a. perbedaan akuntansi inggris dan as:
• akuntansi AS diatur ooleh badan sector swasta
• system AS tidask memiliki ketentuan hukum
b. inggris

7. laporan laba rugi, neraca, arus kas

8. a. code de commerce, expert comptable, remunerasi, keiretsu, laporan dearing

9. Perubahan utama pada akuntansi jepang didasarkan pada:
# hukum komersial
# undang-undang pasar
# undang-undang pajak
Ketiga hokum tersebut berkaitan satu sama lain.


HAL 137

1. Perbedaan antara akuntansi berbasis aturan dan berbasis prinsip dan keuntungan dan kerugianya tergantung dari pos-pos yang terkait yaitu:
a. Amortisasi merek dan goodwill
b. Goodwill yang berasal dari akuisisi anak peruhaan dari luar negeri
c. Opsi saham
d. Surat berhaga yang tesedia untuk dijual
e. Metode pencatatan oembelian

2. GAAP Amerika semakin berubah karena regulasi akuntansi dan auditing DAS merupakan yang paling padat dan secara subsanstansi paling ditail dibandingkan neggara lain di dunia.

3. Dengan cara mengkoordinasikan agenda penetapan standar masa depan seghingga masalah utama dapat dikerjaka seccara bersama serta meresmikan komitmen iuntuk melakukan covergensi dengan menandatangani pejanjian nor walk

4. Dengan berbasis prisip, karena benar-benar memberikan perlindungan pd investor.


HAL 151

2. Dapat dikatakan bermanfaat, karena dapat mengetahui system laporan keuangan Negara lain, sehingaga dapat disimpulkan mengenai peningkatan atau penurunan suatu usaha.

3. sebaiknya keputusan diantara manajemen harus dilihat dari kondisi perusahaan, sehingga dapat menentukan pendapat terbaik bagi sutu parusahaan, dan hanya menggunakan 1 laporan keuangan GAAP.

Soal :
1. Bab ini mengidentifikasikan tujuh faktor ekonomi, sejarah sosial, dan kelembagaan yang dipercaya mempengaruhi perkembangan akuntansi. Jelaskan bagaimana satu sama lain mempengaruhi praktik akuntansi.

2. Mengacu pada tujuh faktor dalam pertanyaan 1, urutkan faktor- faktor tersebut dari yang paling penting dalam kaitannya dengan perkembangan akuntansi, kemudian berikan alas an untuk urutan paling atas dan paling bawah dalam peringkat yang anda susun.

3. Bagaimana nilai- nilai budaya mempengaruhi akuntansi? Apakah terdapat pengaruh yang bersifat pararel antara faktor- faktor yang disebutkan dalam pertanyaan 1 dan faktor budaya yang disebutkan di sini?

4. Apakah perbedaan nasional dalam praktik akuntansi dapat dijelaskan lebih baik oleh factor budaya atau oleh faktor ekonomi dan hokum? Mengapa ?

5. Empat pendekatan terhadap perkembangan akuntansi yang dibahas dalam bab ini awalnya dinyatakan pada tahun 1967. Apakah keempat pola tersebut masih berlaku dewasa ini? Mengapa atau mengapa tidak?

6. Negara- Negara yang cenderung untuk memiliki praktik pengukuran yang relative konservatif juga cenderung agak merahasiakan pengungkapan, sedangkan Negara- Negara yang cenderung memiliki praktik pengukuran kurang konservatif cenderung untuk melakukan pengungkapan secara transparan. Mengapa hal ini terjadi?

7. Apakah tujuan melakukan klasifikasi system akuntansi ?

8. Apakah perbedaan antara klasifikasi akuntansi berdasarkan pertimbangan dan empiris ?

9. Apakah model akuntansi utama di dunia ? apakah karakter yang berbeda dari tiap tiap model tersebut ?

10. Mengapa bab ini mengakui bahwa banyak perbedaan- perbedaan akuntansi pada tingkat nasional semakin tidak jelas? Apakah anda menyetujuinya ? mengapa ?

11. Penulis berpendapat bahwa klasifikasi yang berdasarkan penyajian wajar versus kepatuhan hokum menjelaskan akuntansi pada dunia sekarang ini dengan lebih baik dibandingkan system hokum umum dan hukum kode. Apakah anda setuju? Mengapa ?

12. Bagaimana prospek konvergensi atau harmonisasi system nasional akuntansi dan pelaporan keuangan? Factor- factor apa saja yang berpengaeuh dalam mendorong atau menghambat perubahan tersebut?

Jawaban :
1. Beberapa dari tujuh variable pertama ini sangat berhubungan. Sebagai contoh, system hukum umum berawal dari Inggris dan kemudian diekspor ke Negara- Negara seperti Australia, Kanada, dan Amerika Serikat. Keempat Negara ini seluruhnya memiliki pasar modal yang sangat maju, yang mendominasi orientasi pelaporan keuangan di Negara- Negara tersebut. Akuntansi keuanagan dan pajak bersifat terpisah. Sebaliknya, kebanayakan Negara- Negara Eropa Kontinental dan Jepang memiliki system hukum kode dan bergantung pada perbankan atau pemerintah untuk memperoleh kebanyakan pendanaan. Aturan akuntansi disana pada umumnya sesuai dengan hukum pajak.

2. Urutan Faktor- faktor perkembangan akuntansi :
• Sumber Pendanaan
• System Hukum
• Perpajakan
• Ikatan Politik dan Ekonomi
• Inflasi
• Tingkat Perkembangan Ekonomi
• Tingkat Pendidikan

3. Budaya berarti nilai- nilai dan perilaku yang dibagi oleh suatu masyarakat. Variabel budaya mendasari pengaturan kelembagaan di suatu Negara (seperti system hukum). Empat dimensi niali akuntansi yang mempengaruhi praktik pelaporan keuangan suatu Negara yaitu :
•Profesionalisme versus control wajib : preferensi terhadap pelaksanaan pertimbangan profesionalisme individu dan regulasi sendiri kalangan professional dibandingkan terhadap kepatuhan dengan ketentuan hukum yang telah ditentukan.
•Keseragaman versus fleksibilitas : preferensi terhadap keseragaman dan konsistensi dibandingkan fleksibilitas dalam berekasi terhadap suatu kesadaran tertentu
•Konservatisme versus optimisme : preferensi terhadap ukuran- ukuran laba yang lebih konservatif merupakan hal yang konsisten dengan penghindaran ketidakpastian yang kuat, yang berasal dari perhatian terhadap keamanan dan kebutuhan yang diperspsikan untuk mengadopsi pendekatan yang hati- hati untuk menangani ketidakpastian peristiwa masa depan.
•Kerahasiaan versu transparansi : preferensi atas kerahasiaan dan pembatasan informasi usaha menurut dasar kebutuhan untuk tahu dibandingkan kesediaan untuk mengungkapkan informasi kepada publik.

4. Karena pembedaan yang didasarkan pada system hukum relatif kurang jelas di Negara- Negara di mana standar tidak ditegakkan.

5. Masih berlaku, karena pada dewasa saat ini keempat pendekatan ini merupakan dasar klasifikasi system akuntansi yang masih banyak di gunakan di seluruh dunia.

6. Karena preferensi terhadap kerahasiaan merupakan hal yang konsisten dengan penghindaran ketidakpastiaan yang kuat yang timbul dari kebutuhan untuk membatasi pengungkapan informasi dengan maksud untuk menghindari terjadinya konflik dan kompetisi dan untuk mempertahankan keamanan. Masyarakat dengan jarak keuasaan yang tinggi akan sangat mungkin berkarakter membatasi informasi untuk mempertahankan ketidakpastiaan dalam kekuasaan. Kerahasiaan juga konsosten dengan preferensi atas kolektivisme dengan perhatiannya terhadap hal- hal yang sangat terkait dengan perusahaan dibnadingkan dengan pihak luar. Masyarakat yang lebih menekankan pada kualitas hidup, masyarakat, dan lingkungan akan cenderung untuk lebih terbuka, khususnya informasi yang berkaitan dengan social.

7. Klasifikasi merupakan dasar untuk memahami dan menganalisa mengapa dan bagaimana system akuntansi nasional berbeda- beda. Tujuan klasifikasi adalah untuk mengelompokkan system akuntansi keuangan menurut karakteristik khususnya. Klasifikasi mengungkap struktur dasar di mana anggota- anggota kelompok memiliki kesamaan dan yang membedakan kelompok- krlompok yang beraneka ragam satu sama lain. Dengan menenali kesamaan dan perbedaan, pemahaman kita menenai system akuntansi akan lebih baik. Klasifikasi merupakan cara untuk melihat dunia.

8. Dengan pertimbangan dan secara empiris. Klasifikasi dengan pertimbangan bergantung pada pengetahuan, intuisi dan pengalaman. Klasifikasi secara empiris menggunakan metode statistic untuk memgumpulkan basis data prinsip dan praktik akuntansi seluruh dunia.

9. Akuntansi dan laporan keuangan berbeda-beda diseluruh dunia. Variabel-variabel yang membentuk perkembangan akuntansi sebuah negara, model akuntansi keuangan tertentu yang berkembang karena minat, sejarah atau pilihan, proses menetapkan standar akuntansi keuangan nasional itu sendiri dan konservatisme adalah hal-hal yang menyebabkan perbedaan tersebut.

10. Setuju, karena:
•Artisan perusahaan saat ini mencatatkan sahamnya pada bursa efek di luar Negara asal mereka.
•Beberapa Negara hukum kode, secara khusus Jerman dan Jepang, mengalihkan tanggung jawab pembentukan standar akuntansi dari pemerintah kepada kelompok sector swasta yang professional dan independent.
•Pentingnya pasar saham sebagai sumber pendanaan semakin tumbuh diseluruh dunia.

11. Karena pembedaan antara penyajian wajar dan kesesuaiana hukum menimbulkan pengaruh yang besar terhadap banyak permasalahan akuntansi seperti (1) depresiasai dimana beban ditentukan berdasarkan penurunan kegunaan suatu aktiva selama masa manfaat ekonomi (penyajian wajar) atau jumlah yang diperbolehkan untuk tujuan pajak (kepatuhan hukum) ; (2) sewa guna usaha yang memiliki subtansi pembelian aktiva tetap (property) diperlakukan seperti itu (penyajian wajar) atau diperlakukan seperti sewa guna usaha operasi yang biasa (kepatuhan hukum); dan (3) pension dengan biaya yang diakrual pada saat dihasilkan oleh karyawan (penyajian wajar) atau dibebankan menurut dasar dibayar pada saat anda berhenti bekerja (kepatuhan hukum).

2. Dalam lingkup perdagangan Internasional yang bersumber dari berbgai Negara yang ada di dunia baik itu ekspor, impor maupun perusahaan cabang di luar negeri membutuhkan suatu alat komunikasi yang dapat dibaca ataupun dipahami oleh seluruh dunia. Oleh karena itu, dipakailah alat komunikasi untuk seluruh dunia yaitu bahasa Inggris yang biasa dikenal bahasa internasional.
Bahasa inggris merupakan bahasa Internasional yang dipakai oleh perusahaan yang bergerak dalam lingkup multinasional. Penggunaan bahasa inggris digunakan karena ada silsilah history dimasa lampau yang kuat dimana bangsa inggris adalah bangsa yang pernah menjajah negara-negara di dunia ini paling banyak sehingga negara ini disegani oleh negara-negara lain dimasa dahulu. Oleh sebab itu digunakanlah bahasa Inggris sebagai bahasa internasional yang dikenal oleh semua Negara.

3. Pengertian pasar modal dijelaskan lebih spesifik sebagai kegiatan yang bersangkutan dengan Penawaran Umum dan Perdagangan Efek Internasional, perusahaan publik yang berkaitan dengan Efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan Efek internasional
Jenis Instrumen Lainnya di Pasar Modal
• Waran adalah efek yang diterbitkan oleh suatu perusahaan yang memberi hak kepada pemegangnya untuk memesan saham dari perusahaan tersebut pada harga dan jangka waktu tertentu.
• Sertifikat danareksa adalah surat berharga yang diterbitkan oleh PT Danareksa (Persero) untuk mewakili efek/surat berharga yang dibeli oleh PT Danareksa sebagai jaminannya.
• Right merupakan produk derivative (turunan) dari saham yang berupa surat berharga yang memberikan hak bagi pemodal untuk membeli saham baru yang dikeluarkan emiten pada harga tertentu dan pada waktu yang telah ditetapkan.
• Opsi merupakan produk derivatif dari saham yang memberikan hak kepada pemiliknya untuk menjual atau membeli sejumlah aset finansial tertentu pada harga dan jangaka waktu tertentu.
Seberapa penting Pasar Modal?
Pasar modal memberikan peran besar bagi perekonomian suatu negara karena pasar modal memberikan dua fungsi sekaligus, fungsi ekonomi dan fungsi keuangan. Pasar modal dikatakan memiliki fungsi ekonomi karena pasar modal menyediakan fasilitas atau wahana yang mempertemukan dua kepentingan yaitu pihak yang memiliki kelebihan dana (investor) dan pihak yang memerlukan dana (issuer). Dengan adanya pasar modal maka perusahaan publik dapat memperoleh dana segar masyarakat melalui penjualan Efek saham melalui prosedur IPO atau efek utang (obligasi).
Pasar modal dikatakan memiliki fungsi keuangan, karena pasar modal memberikan kemungkinan dan kesempatan memperoleh imbalan (return) bagi pemilik dana, sesuai dengan karakteristik investasi yang dipilih. Jadi diharapkan dengan adanya pasar modal aktivitas perekonomian menjadi meningkat karena pasar modal merupakan alternatif pendanaan bagi perusahaan-perusahaan untuk dapat meningkatkan pendapatan perusahaan dan pada akhirnya memberikan kemakmuran bagi masyarakat yang lebih luas.

4. Tiga tren..
• PERTUMBUHAN DAN PENYEBARAN OPERASI MULTINASIONAL
Tren ekspor dan impor saat ini.Isu akuntansi utama yang berhubungan dengan kegiatan ekspor dan impor adalah akuntansi untuk transaksi dalam mata uang asing. Sebagai contoh, misalkan Solvay melakukan ekspor sejumlah obal-obatan kepada sebuah importir Brasil dan mengirimkan tagihan dalam mala uang seal Brasil. Seandainya nital real mengalami penurunan relatif terhadap euro sebelum dilakukannya pembayaran, Solvay akan mengalami kerugian dalam mata uang asing karena real akan menghasilkan euro yang tehib keelt poch soit konyersi setelah devaluasi dibandingkan sebelum devaluasi. kerugian transaksi tidak langsung seperti itu. Saat ini bisnis internasional semakin berhubungan dengan inyestasi asing langsung, yang meliputi sistem manufaktur atau distribusi di luar negeri dengan membentuk afiliasi yang dimiliki seutuhnya. Jika terlihat jelas adanya bias dari negara maju terhadap investasi asing langsung, meledaknya arus investasi asing langsung ke negara-negara berkembang sejak awal tahun 1990-an menunjukkan bahwa MNC semakin menyadari bahwa negara-negara tuan rumah ini

• MERGER DAN AKU1SISI LINTAS BATAS
Seiring dengan berlanjutnya tren global atas konsolidasi industri, serta mengenai merger dan akuisisi internasional praktis merupakan kenyataan sehari-hari. Apabila merger umumnya diringkas dengan istilah sinergi operasi atau skala ekonomi, akuntansi memainkan peranan yang penting dalam mega konsolidasi ini karena angka-angka yang dihasilkan akuntansi bersifat mendasar dalam proses penilaian perusahaan. Perbedaan aturan pengukuran nasional dapat memperumit proses penilaian perusahaan.

• INOVASI KEUANGAN
Manajemen risiko telah menjadi istilah yang populer dalam lingkungan perusahaan dan manajemen. Alasannya tidaklah sulit dicari. Dengan deregulasi pasar keuangan dan pengendalian modal yang terus dilakukan, volatilitas dalam harga komoditas, valuta asing, kredit menjadi hal yang biasa dewasa ini. Berdasarkan kondisi dunia saat ini, manajer keuangan perlu menyadari risiko yang mereka hadapi yang berasal dan volatilitas tersebut, risiko manakah yang perlu dilindungi dan mengevaluasi hasil strategi manajemen risiko yang dijalankan. Pada saat yang bersamaan, kemajuan dalam teknologi keuangan memungkinkan pergeseran risiko keuangan kepada pundak orang lain. Meski demikian, untuk mengukur risiko antar pihak tidak dapat dialihkan dan sekarang berada pada pundak sekelompok besar pelaku pasar, yang banyak di antaranya mungkin berada ribuan mil jauhnya. Tampak jelas adanya ketergantungan yang ditimbulkan terhadap praktik pelaporan internasional dan kebingungan yang timbul dari perbedaan pengukuran produk risiko keuangan. Mereka yang memiliki keahlian manajemen risiko sangat dihargai oleh pasar.

5. Akuntansi International semakin penting, dikarenakan beberapa factor-faktor. Factor –faktor ini tumbuh dari pengurangan yang signifikan & iterus menerus menghambat perdagangan serta pengendalian modal secara nasional yang terjadi bersamaan dengan kemajuan dalam teknologi informasi

6. keuntungan :
Pengukuran = memberikan masukan mendalam mengenai profitabilitas operasi suatu perusahaan dan kekuatan posisi keuangannya.
Pengungkapan = pengguna mendapatkan informasi yang dibutuhkan dari proses pengukuran
Auditing = memastikan kendala proses pengukuran dan pengungkapan informasi berdasarkan standar akuntansi yang berlaku secara umum.
Kelemahan :
• Pengukuran = kesalahan dalam mengindentifikasian, menggolongkan dan menghitung aktivitas ekonomi atau transaksi akan menghasilkan masukan yang salah mengenai profitabiltas dan posisi keuangan.
• Memerlukan pemahaman yang mendalam untuk mengidentifikasi, mengelompokan dan menghitung aktivitas ekonomi, mengingat jumlah akuntansi dapat berubah secara signifikan sesuai dengan prinsip-prinsip yang mengaturnya.

7. - Memperluas pangasa pasar
- Mencari keuntungan
- Bertujuan untuk menguasai pasar dibidang teknik (engineering) dengan teknologi
tinggi.
- Service & going concern

8. Negara Maju: Merupakan Negara yang sebagian besar dapat berdiri dengan kuat pada perekonomian negaranya. Dimana mempunyai infrastruktur yang maju. Dalam perdaganagan mempunyai wilayah pasar ekuitas pasar yang besar. Negara maju lebih banyak mempengaruhi dunia dengan perluasan ekonomi yang cukup besar. Lebih didominasi oleh Negara amerika dan eropa.

Negara Berkembang : Negara-negara berkembang menjamur disekitar wilayah asia-pasifik. Pada umumnya negar-negara ini sedang mengalami pertumbuhan dan pembangunan yang fenomenal. Dengan pertumbuhan yang pesat, pasar ekuitas negar-negara berkembang ini banyak menarik para investor untuk bermain didalamnya. Secara tidak langsung, beberapa pasar yang ada dinegara berkembang (cina,India, korea,dll) Telah tumbuh dengan cepat dan mengalami volume perdagangan yang cukup besar terhadap Kapitalisasi pasar. Banyak pula yang memprediksi bahwa Negara-negara di asis akan menjadi wilayah pasar ekuitas terpenting.
Bursa efek dinegara berkembang : Asia-Pasifik , Afrika dan Timur tengah
Karakteristik : Jika diliahat dari tampilan dari 1-3. Distribusi penjualan solvai sama- sama sebagai produsen obat-obatan, bahan kimia dan plastik.

9. - Pengaruhnya
Jika lembaga keuangan milik Negara melempar sebagian kepemilikannya ke pasar modal, maka itu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para investor asing. Bias dibilang ketika para investor tersebut datang, maka akan memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap pasar modal.
- Sistem akuntansinya
Jika memang terjadi privatisasi, maka itu akan memberikan dampak terhadap perusahaan. Sudah pasti system akuntansi yang dianut perusahaan tersebut harus memakai system akuntansi yang sesuai dengan standar system akuntansi internasional. Mengapa demikian? Agar setiap laporan yang dihasilkan oleh system akuntansi tersebut sesuai dengan standar yang berlaku di luar sana. Jika memang telah sesuai, bukan tidak mungkin jika nantinya pasar investor asing menjadi tertarik untuk mengucurkan dana yang dimilikinya.

10. Dinegara Cina dan Taiwan produksi barang-barang local sangat berkembang baik dalam hal pangan, teknologi dan produksi-produksi lain, Serta produksi barang-barangnya sebagai pengekspor terbesar. Oleh sebab itu Negara-negara lain yang ingin masuk ke dalam Negara Cina dan Taiwan akan sangat susah bersaing dengan produksi local dengan begitu adanya pertumbuhan yang cepat dan volume perdagangan yang relative besar terhadap kapitalisasi pasar.

11. Baik.
Akuntansi tetap merupakan masalah dengan standart dan praktek Nasional melekat sangat erat dengan hukum nasional dan aturan Profesional. Hanya terdapat sedikit pemahaman atau ketentuan sejenis dengan Negara lain. Akuntansi melayani manusia dan organissasi yang lingkup keputusannya semakin International.

12. menurut pendapat kami, argument tersebut berdasar karena adanya hubungan wajar timbal-balik yang menjadi karakter hubungan perusahaan dengan pemasok, perantara, dan pelanggan. Mereka digantikan dengan hubungan kerja sama global dengan pemasok, pemasok dari pemasok, perantara, pelanggan, dan pelanggan dari pelanggan.
Akibatnya pemasok yang ada didalam tidak dapat survive dan going concern. Selain itu, pembelian dari pemasok yang berlokasi diluar negri menyebabkan haga pokok penjualan yang tinggi, karena tingginya harga beli.

KONVERGENSI IFRS DI INDONESIA


Definisi dan Sekilas Tentang IFRS

IFRS (International Financial Reporting Standard) merupakan pedoman penyusunan laporan keuangan yang diterima secara global. Setiap neara memiliki prinsip dan prosedur akuntansi yang berbeda untuk mengatur penyusunan laporan keuangan dalam negaranya. Faktor-faktor yanag menyebabkan perbedaan tersebut begitu kompleks dan saling terkait dengan berbagai bidang antara lain politik, ekonomi, sosial dan budaya, hukum dan lainnya. Namun, secara teoritis, pengembangan sebuah standar akuntansi internasional adalah memungkinkan. Setidaknya ada lima teori akuntansi yang dikembangkan oleh para ilmuan akuntansi, antara lain adalah teori universal, teori multinasional, teori komparatif, teori transaksi-transaksi internasional dan teori translasi.

Dengan tujuan menyelesaikan dan mendamaikan perbedaan akuntansi di setiap negara, serta merintis adanya standar akuntansi yang umum, IAS diterbitkan sejak tahun 1974 setelah terbentuknya IASC (International Accounting Standard Committee) pada tahun sebelumnya.

IFRS saat ini diterbitkan dan dikelola oleh IASB, sebuah dewan standar independen yang berbasis di London. IASB didahului oleh IASC,yang didirikan pada tahun 1973 sebagai hasil dari keterlibatan badan-badan akuntansi dari berbagai negara. Badan-badan ini merupakan dewan IASC pada saat itu, mereka merupakan bagian dari International Federation of Accountans (IFAC) sebagai organisasi induk IASC.

Konvergensi IFRS

Definisi arti kata konvergensi adalah dua benda atau lebih bertemu/bersatu di suatu titik; pemusatan pandangan mata ke suatu tempat. Dalam hal ini, konvergensi IFRS berarti bahwa standar akuntansi yang berlaku di Indonesia akan sesuai dengan standar yang ada di internasional. Alasan perlu adanya standar akuntansi internasional ada empat macam, yaitu:

1. Peningkatan daya banding laporan keuangan dan memberikan informasi yang berkualitas di pasar modal internasional.

2. Menghilangkan hambatan arus modal internasional dengan mengurangi perbedaan dalam ketentuan pelaporan keuangan.

3. Mengurangi biaya pelaporan keuangan perusahaan multinasional dan biaya untuk analisis keuangan bagi para analis.

4. Meningkatkan kualitas pelaporan keuangan menuju “best practice”.

Indonesia melakukan konvergensi IFRS ini karena Indonesia (diwakili Presiden SBY) sudah memiliki komitmen dalam kesepakatan negara-negara G-20. Tujuan dari kesepakatan tersebut adalah untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaporan keuangan. Selain itu, konvergensi IFRS ini memiliki manfaat lain seperti meningkatkan arus investasi global melalui keterbandingan laporan keuangan (saat ini sekitar 120 negara sudah berkomitmen untuk melakukan konvergensi dengan IFRS). Konvergensi ini seharusnya dicapai Indonesia pada tahun 2008 lalu, namun karena beberapa hal, DSAK (Dewan Standar Akuntansi Keuangan) berkomitmen bahwa konvergensi akan dicapai pada 1 Januari 2012. Kegagalan Indonesia untuk mencapai konvergensi pada tahun 2008 ini harus dibayar dengan masih tingginya tingkat suku bunga kredit untuk Indonesia yang ditetapkan oleh World Bank. Hal ini dikarenakan World Bank menganggap investasi di Indonesia masih berisiko karena penyajian laporan keuangan masih menggunakan Standar Akuntansi buatan Indonesia (belum IFRS). Indonesia akan mengadopsi IFRS secara penuh pada tahun 2012 nanti.

Adapun strategi adopsi yang dilakukan untuk konvergensi ada dua macam, yaitu big bang strategy dan gradual strategy. Big bang strategy berarti mengadopsi penuh IFRS sekaligus tanpa melalui tahapan-tahapan tertentu (digunakan oleh negara-negara maju). Gradual strategy berarti mengadopsi IFRS secara bertahap (digunakan oleh negara-negara berkembang, seperti Indonesia). PSAK akan dikonvergensikan dengan IFRS melalui tiga tahapan yaitu tahap adopsi, tahap persiapan akhir dan tahap implementasi.

Tahap adopsi dilakukan pada periode 2008-2011. Pada 2009 proses adosi IFRS/IAS mencakup :

1. IFRS 2 Share-based payment

2. IFRS 3 Business combination

3. IFRS 4 Insurance contracts

4. IFRS 5 Non-current assets held for sale and discontinued operations

5. IFRS 6 Exploration for and evaluation of mineral resources

6. IFRS 7 Financial instruments disclosures

7. IFRS 8 Segment reporting

8. IAS 1 Presentation of financial statements

9. IAS 8 Accounting policies, change in accounting estimates

10. IAS 12 Income taxes

11. IAS 21 The effects of changes in foreign exchange rates

12. IAS 26 Accounting and reporting by retirement benefit plans

13. IAS 27 Consolidated and separate financial statements

14. IAS 28 Invesments in associates

15. IAS 31 Interest in joint ventures

16. IAS 36 Impairment of assets

17. IAS 37 Provisions, contingent liabilities and contingent assets

18. IAS 38 Intangible assets


Pada tahun 2010 adopsi IFRS/IAS mencakup :

1. IFRS 7 Statement of Cash Flows

2. IFRS 20 Accounting for geverment grant and disclosure of government assistance

3. IFRS 24 Related party disclosures

4. IFRS 29 Financial reporting in hyperflationary economies

5. IFRS 33 Earnings per share

6. IFRS 34 Interim financial reporting

7. IFRS 41 Agriculture

Disisi lain tujuan konvergensi IFRS adalah agar laporan keuangan berdasarkan PSAK tidak memerlukan rekonsiliasi dengan laporan keuangan berdasarkan IFRS dan kalaupun ada diupayakan hanya relatif sedikit sehingga pada akhirnya laporan auditor menyebut kesesuaian dengan IFRS, dengan demikian diharapkan meningkatkan kegiatan investasi secara global, memperkecil biaya modal (cost of capital) serta lebih meningkatkan transparansi perusahaan dalam penyusunan laporan keuangan.

Dengan konvergensi IFRS ini, PSAK akan bersifat principle-based, bukan rule-based lagi seperti selama ini. Hal itu memerlukan professional judgment, sehingga seiring peningkatan kompetensi harus pula dibarengi dengan peningkatan integritas. Peta arah (roadmap) program konvergensi IFRS yang dilakukan melalui tiga tahapan. Pertama, tahap adosi (2008 - 2011) yang meliputi Adopsi seluruh IFRS ke PSAK, persiapan infrastruktur yang diperlukan, evaluasi dan kelola dampak adopsi terhadap PSAK yang berlaku. Kedua, tahap persiapan akhir (2011) yaitu penyelesaian infrastruktur yang diperlukan. Ketiga, yaitu tahap implementasi (2012) yaitu penerapan pertama kali PSAK yang sudah mengadopsi seluruh IFRS dan evaluasi dampak penerapan PSAK secara komprehensif.

Permasalahan Yang Dihadapi Dalam Implementasi dan Adopsi IFRS

Bukan perkara mudah ketika kita menghadapi sesuatu hal yang baru. Nah,begitu pula dengan konvergensi IFRS ini. Berikut adalah permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam proses implementasi dan adopsi IFRS:

1. Translasi standar internasional

Terdapat kesulitan dalam penerjemahan IFRS (bahasa Inggris) ke bahasa masing-masing negara, seperti penggunaan kalimat bahasa Inggris yang panjang, tidak konsistennya dalam penggunaan istilah, keterbatasan pendanaan untuk penterjemahan,dll.

2. Ketidaksesuaian Standar Internasional dengan Hukum Nasional

- Pada beberapa negara, standar akuntansi sebagian dari hukum nasional dan ditulis dalam bahasa hukum. Disisi lain, standar akuntansi internasional tidak ditulis dengan bahasa hukum sehingga harus diubah oleh dewan standar masing-masing negara.

- Terdapat transaksi-transaksi yang diatur hukum nasional berbeda dengan yang diatur standar internasional. Seperti transaksi ekuitas untuk perusahaan di Indonesia berbeda perlakuan untuk PT, Koperasi atau badan hukum lainnya.

3. Struktur dan Kompleksitas Standar Internasional

- Adanya kekhawatiran bahwa standar internasional akan semakin kompleks dan rule-based approach. Standar mengatur secara detil setiap transaksi sehingga penyusunan Laporan Keuangan harus mengikuti setiap langkah pencatatan.

- Penerapan standar sebaiknya menggunakan Principles-based approach. Standar hanya mengatur prinsip pengakuan, pengukuran dan pencatatan suatu transaksi.

4. Frekuensi Perubahan dan Kompleksitas Standar Internasional

- Standar internasional perlu dipahami secara jelas sebelum diterapkan. Tentunya butuh cukup waktu bagi penyusun laporan keuangan, auditor dan pengguna laporan keuangan untuk memahami suatu standar akuntansi.

- Bila standar akuntansi sering berubah-ubah maka akan sangat sulit dipahami apalagi diterapkan.

Manfaat dan Dampak Konvergensi IFRS

Dengan mengadopsi IFRS, laporan keuangan yang dibuat berdasarkan PSAK tidak memerlukan rekonsiliasi dengan laporan keuangan derdasarkan IFRS. Adopsi IFRS diharapkan dapat memberikan manfaat, seperti:

1. Memudahkan pemahaman atas laporan keuangan dengan menggunakan SAK dikenal secara internasional.

2. Meningkatkan arus invetasi global.

3. Menurunkan biaya modal melalui pasar modal global dan menciptakan efisiensi penyusunan laporan keuangan.

Adapun dampak konvergensi IFRS terhadap bidang pendidikan, antara lain:

1. Perubahan mind stream dari rule-based ke principle-based.

2. Banyak menggunakan professional judgement.

3. Banyak menggunakan fair value accounting.

4. IFRS selalu berubah dan konsep yang digunakan dalam suatu IFRS dapat berbeda dengan IFRS lain.

5. Semakin meningkatnya ketergantungan ke profesi lain.

6. Perubahan text-book dari US GAAP ke IFRS.

Sementara itu, dampak konvergensi IFRS terhadap bisnis adalah sebagai berikut:

1. Akses ke pendanaan internasional akan lebih terbuka karena laporan keuangan akan lebih mudah dikomunikasikan ke investor global.

2. Relevansi laporan keuangan akan meningkat karena lebih banyak menggunakan nilai wajar.

3. Disisi lain, kinerja keuangan (laporan laba-rugi) akan lebih fluktuatif apabila harga-harga fluktuatif.

4. Smoothing income menjadi semakin sulit dengan menggunakan balance sheet approach dan fair value.

5. Principle-based standards mungkin menyebabkan keterbandingan laporan keuangan sedikit menurun yakni apabila penggunaan professional judgement ditumpangi dengan kepentingan untuk mengatur laba (earning management).

6. Penggunaan off balance sheet semakin terbatas.



diolah penulis dari berbagai sumber

Menurut literatur, konsultan pertama adalah Arthur D. Little yang mendirikan usahan jasa konsultan pada tahun 1886 di Cambridge, Massachusets. Beliau memberikan bantuan teknis (engineering) kepada kliennya. Perusahaan tersebut kini telah mengalami kebangkrutan. Booz Allen Hamilton kemudian mendirikan perusahaan dengan struktur serupa di awal abad 20.

Kemudian pada tahun 1926, seorang professor dari Chicago University, James McKinsey, mendirikan perusahaan jasa konsultan “accounting and engineering advisors” yang memperkenalkan pendekatan dan framework yang berbeda. Ia tidak merekrut insinyur tradisional, melainkan eksekutif berpengalaman yang di-training dengan seperangkat analisis dan pengetahuan yang kontemporer di masa itu, meliputi strategi, kebijakan, goal, organisasi, prosedur, facilities, dan personnel.

Sejarah mencatat inovasi yang cukup spektakuler dilakukan oleh Boston Consulting Group (BCG). Dengan menggunakan pendekatan yang berbeda, BCG mengembangkan konsep tentang growth share matrix yang menjadi alat untuk menilai attractiveness suatu perusahaan dalam sebuah industri. Framework ini kemudian banyak diadopsi oleh konsultan lain dalam memahami persoalan bisnis dan peluang jasa konsultan yang dapat dimanfaatkan.

Sejak itu, consulting firm mengalami kemajuan dan bertumbuh dengan pesat. Beberapa melakukan merger dan konsolidasi. Beberapa yang lain melakukan rebranding dan merubah struktur organisasinya. Begitu pula dengan pendekatan, metodologi, maupun framework yang digunakan dan dikembangkan juga kian kompleks dan komprehensif.

Konsultan Pajak adalah setiap orang yang dalam lingkungan pekerjaannya secara bebas memberikan Jasa Konsultan Pajak kepada Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku;

Untuk menjadi Konsultan Pajak, setiap orang harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :

1. Warga Negara Indonesia;
2. Bertempat tinggal di Indonesia;
3. Memiliki serendah-rendahnya ijazah Strata Satu (S-1) atau setingkat dengan itu dari Perguruan Tinggi Negeri atau Perguruan Tinggi Swasta yang Terakreditasi, kecuali bagi pensiunan pegawai Direktorat Jenderal Pajak ditentukan oleh Direktur Jenderal Pajak;
4. Tidak terikat dengan pekerjaan atau jabatan pada Pemerintah/Negara, atau Badan Usaha Milik Negara/Daerah;
5. Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari instansi yang berwenang;
6. Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak;
7. Memenuhi kewajiban perpajakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku; lihat Pajak Akuntansi dan Konsultan Akuntansi
8. Bersedia menjadi anggota Ikatan Konsultan Pajak Indonesia dan tunjuk pada Kode Etik Ikatan Konsultan Pajak Indonesia;
9. Memiliki Sertifikat Konsultan Pajak.

Untuk melakukan praktek sebagai Jasa Konsultan pajak, seorang Konsultan Pajak yang telah memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud di atas, wajib mempunyai Izin Praktek Konsultan Pajak yang diterbitkan oleh Direktur Jenderal Pajak yang berlaku di seluruh wilayah Republik Indonesia.

Jasa-jasa yang ditawarkan oleh Konsultan Pajak
1. Jasa Perencanaan Pajak
Perencanaan manajemen dalam bidang perpajakan (Jasa Pajak) yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan pajak, memperoleh alternatif terbaik untuk penghematan pajak yang sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku dan mempersiapkan anggaran perpajakan.

2. Jasa Konsultan Pajak
Jasa Konsultan dalam bidang perpajakan untuk periode tertentu yang dilaksanakan baik melalui surat maupun tatap muka langsung.

3. Jasa Pengisian SPT Perpajakan
Jasa pengisian SPT Tahunan dan SPT Masa sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku. Lihat Jasa Akuntansi dan Pajak Akuntansi

4. Jasa Pendamping Pemeriksaan Pajak
Jasa untuk mendampingi dan mewakili klien dalam menghadapi pemeriksaan oleh aparat perpajakan (Akuntansi Pajak).

5. Jasa Penanganan Kasus Perpajakan
Jasa untuk mengajukan keberatan, restitusi dan peninjauan kembali ke Dirjen Pajak atau mengajukan gugatan dan naik banding ke Pengadilan Pajak (Pajak Jasak).

6. Jasa Review Perpajakan
Jasa mereview catatan atau pembukuan klien dalam mematuhi peratuRan perpajakan yang berlaku, mengidentifikasi kewajiban pajak potensial dan merencanakan langkah-langkah untuk mengatasinya.

BREVET A,B & C
MATERI BREVET A & B

- Ketentuan Umum & Tata Cara Perpajakan
- Pajak Penghasilan Orang Pribadi ( PPh OP)
- Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
- PPh Potong dan Pungut (PPh 21/22/23/26/4(2))
- Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
- Bea Perolehan atas Hak Tanah dan Bangunan & Bea Materai
- Pajak Penghasilan Badan (PPh Badan)
- Pengantar Hukum Pajak
- Akuntansi Pajak
- e-SPT & e-filling

Materi BREVET C
- PPN dan PPN BM
- Sengketa Pajak
- Pajak Internasional
- Akuntansi Pajak dan SPT PPH Badan Bentuk Usaha Tetap
- Tax Planing

Copyright 2010 yusuf
Lunax Free Premium Blogger™ template by Introblogger